BANGKA SELATAN, TINTABABEL.COM – Kesabaran warga Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, akhirnya mencapai titik didih. Merasa dikhianati oleh janji-janji manis investasi yang justru berbuah kerusakan.
Warga melakukan aksi perlawanan nyata terhadap PT Bukit Palma Prima (PT BPP) dengan mengurug jalan rusak menggunakan tanah puru secara swadaya, Selasa (12/5/2026).
Langkah nekat ini diambil sebagai buntut dari sikap masa bodoh perusahaan terhadap hancurnya Jalan Tani akses vital ekonomi warga akibat lalu lalang alat berat proyek selama berbulan-bulan.
Alih-alih membawa “angin segar” bagi kesejahteraan desa, kehadiran PT BPP dinilai warga sebagai beban yang justru mencekik urat nadi perekonomian mereka.
“Kami pasang tanah puru ini hasil swadaya. Kalau nunggu perusahaan, sudah empat bulan jalan kami dibiarkan hancur. Jadi kalau kehadirannya hanya bikin susah, untuk apa ada di desa kami?” tegas salah seorang warga di lokasi dengan nada geram.
Warga merasa ironis, perusahaan besar masuk dengan modal raksasa, namun untuk sekadar memperbaiki jalan yang mereka rusak sendiri, perusahaan tampak “buang badan”.
Tak hanya mengurug jalan secara mandiri, warga kini resmi “mengharamkan” alat berat dan kendaraan operasional PT BPP melintasi jalur tersebut. Sebuah pos penjagaan didirikan sebagai benteng pertahanan terakhir.
Warga menuntut jalan diperbaiki minimal sama seperti sebelum proyek masuk. Gunakan Jalur Sendiri.
Kendaraan proyek dilarang melintas di Jalan Tani dan diminta mencari jalur alternatif yang dibangun perusahaan.
Warga menolak sekadar janji lisan yang tidak terealisasi selama empat bulan terakhir.
“Ini urusan perut. Kalau jalan bagus, kami tidak mungkin melawan. Kami tidak pernah ganggu proyek atau merusak alat mereka, tapi tolong jangan ganggu sumber penghidupan kami!,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Humas PT BPP, Bravo, belum membuahkan hasil. Pesan media ini tidak mendapatkan tanggapan, seolah mempertegas sikap bungkam perusahaan atas konflik yang kian memanas di lapangan. (Dk/Radak Babel)
Warga Desa Nangka Swadaya Perbaiki Jalan yang Dihancurkan PT BPP







