Video Abu Janda Viral: Kronologi Permadi Arya Diusir dari Talkshow TV Usai Debat Panas

oleh -

Ringkasan Berita:

  • Video perdebatan panas Permadi Arya alias Abu Janda viral di media sosial setelah terlibat adu argumen sengit dalam talkshow Rakyat Bersuara di iNews TV yang dipandu Aiman Witjaksono.
  • Abu Janda akhirnya diminta keluar dari studio oleh moderator karena dinilai tidak tertib dalam diskusi dan melontarkan kata-kata keras kepada narasumber lain saat membahas isu Palestina.
  • Insiden tersebut memicu perdebatan publik di media sosial mengenai etika debat di ruang publik serta fenomena polarisasi opini dalam diskursus politik dan sosial di Indonesia.

 

JAKARTA, TINTABABEL.COM — Nama Permadi Arya, yang lebih dikenal sebagai Abu Janda, kembali menjadi perbincangan publik setelah video perdebatan panas dalam program televisi Rakyat Bersuara viral di media sosial.

Dalam tayangan yang dipandu jurnalis Aiman Witjaksono di iNews TV, Abu Janda terlihat terlibat adu argumen sengit dengan sejumlah narasumber hingga akhirnya diminta keluar dari studio oleh moderator.

Potongan video dari acara tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform digital seperti X, Instagram, hingga TikTok. Insiden ini memicu perdebatan luas mengenai etika debat di ruang publik dan fenomena polarisasi opini di masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi dalam siaran langsung pada Selasa malam (10 Maret 2026) ketika program Rakyat Bersuara membahas isu geopolitik internasional, khususnya konflik di Timur Tengah dan dukungan Indonesia terhadap Palestina.

Baca Juga  Rutan Mentok Layani Tahanan Selama Bulan Puasa

Dalam diskusi tersebut, Abu Janda berdebat dengan sejumlah narasumber, termasuk pakar hukum tata negara Feri Amsari.

Perdebatan mulai memanas ketika topik diskusi menyentuh soal sejarah dukungan Palestina terhadap kemerdekaan Indonesia.

Feri Amsari menjelaskan bahwa dukungan negara-negara Timur Tengah memiliki nilai historis dalam perjuangan diplomasi Indonesia setelah proklamasi kemerdekaan.

Namun Abu Janda menolak narasi tersebut.

“Tidak ada utang sejarah Indonesia kepada Palestina,” kata Permadi Arya dalam perdebatan di acara tersebut.

Pernyataan itu memicu perdebatan lebih lanjut di studio karena narasumber lain memiliki pandangan berbeda.

Feri Amsari kemudian menegaskan bahwa diskusi publik harus tetap berjalan tertib.

“Ini forum publik, jadi kita harus berdiskusi dengan data dan dengan cara yang baik,” ujar Feri Amsari dalam acara tersebut.

Situasi semakin memanas ketika perdebatan berlangsung dengan nada tinggi dan saling memotong pembicaraan.

 

Langsung Diusir Aiman

Melihat diskusi yang semakin tidak kondusif, moderator acara Aiman Witjaksono akhirnya mengambil langkah tegas untuk menjaga jalannya program.

Baca Juga  TNI AL Dan Polsek Jebus Evakuasi Korban Tanpa Kepala

Dalam potongan video yang viral, Aiman terlihat menghentikan perdebatan dan meminta Abu Janda meninggalkan studio.

“Kalau Anda tidak bisa tertib dalam forum ini, silakan keluar dari studio,” kata Aiman Witjaksono dalam tayangan tersebut.

Keputusan tersebut langsung menjadi sorotan karena jarang terjadi seorang narasumber diminta keluar dari program talkshow secara langsung saat siaran berlangsung.

 

Reaksi Publik di Media Sosial

Setelah video tersebut viral, berbagai reaksi bermunculan dari warganet.

Sebagian pengguna media sosial mendukung tindakan moderator yang dianggap tegas menjaga etika diskusi.

Namun ada pula yang menilai perdebatan tersebut mencerminkan semakin tajamnya polarisasi opini di masyarakat, terutama ketika membahas isu geopolitik dan politik internasional.

Potongan video dari acara tersebut bahkan sempat menjadi trending topic di berbagai platform media sosial.

Pengamat politik Dayat Piliang menilai insiden tersebut menjadi pelajaran penting bagi ruang diskusi publik di Indonesia.

Menurutnya, debat politik di media massa seharusnya menjadi ruang pertukaran gagasan, bukan ajang adu emosi.

“Diskusi publik harus mengedepankan argumentasi dan etika komunikasi. Jika tidak, kualitas demokrasi kita bisa menurun,” kata Dayat Piliang dalam keterangannya kepada media.

Sementara itu, sejumlah pakar komunikasi menilai viralnya video tersebut menunjukkan bagaimana media sosial dapat memperbesar dampak sebuah peristiwa yang terjadi di televisi.

Baca Juga  Digugat ke MK, Program Makan Bergizi Gratis Diduga Rawan Penyalahgunaan Kewenangan Fiskal

Jika dahulu perdebatan di studio hanya disaksikan oleh pemirsa televisi, kini potongan video dapat dengan cepat menyebar ke berbagai platform digital dan memicu diskusi nasional.

 

Profil Permadi Arya alias Abu Janda

Permadi Arya atau Abu Janda dikenal sebagai aktivis media sosial yang sering menyuarakan pandangan mengenai isu toleransi, radikalisme, dan politik.

Ia lahir di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973.

Sebagai figur yang aktif di media sosial, Abu Janda dikenal memiliki gaya komunikasi yang lugas dan sering memicu perdebatan publik.

Tidak jarang pernyataannya menjadi kontroversi dan viral di berbagai platform digital.

 

Fenomena Polarisasi di Ruang Publik

Kasus viral yang melibatkan Abu Janda ini kembali menunjukkan bagaimana perdebatan di ruang publik Indonesia semakin tajam.

Isu yang berkaitan dengan geopolitik, agama, atau ideologi sering memicu perbedaan pendapat yang kuat di masyarakat.

Para pakar komunikasi menilai penting bagi tokoh publik, narasumber, dan media untuk menjaga kualitas dialog agar perbedaan pandangan tidak berubah menjadi konflik yang merusak ruang diskusi publik.

No More Posts Available.

No more pages to load.