Tragedi TPA Bantargebang, 6 Orang Tewas Tertimbun Gunungan Sampah

oleh -

BEKASI, TINTABABEL.COM — Tragedi longsor gunungan sampah terjadi di TPA Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (8/3/2026) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya 6 orang meninggal dunia dan beberapa lainnya masih dilaporkan hilang setelah tertimbun gunungan material sampah.

Longsoran terjadi ketika tumpukan sampah raksasa di salah satu zona landfill tiba-tiba runtuh setelah kawasan itu diguyur hujan deras sejak Sabtu malam, yang membuat struktur gunungan sampah menjadi tidak stabil.

 

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Desiana Kartika Bahari, Kepala Kantor SAR Jakarta, longsor terjadi ketika sejumlah truk sedang membuang sampah di area tersebut. Selain itu, terdapat warung makan dan sejumlah pemulung yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Baca Juga  Bongkar Muat Timah Ilegal: 5 Anak Buah Ahyen Ditangkap Polisi, Timah Diselundupkan ke Malaysia

“Hujan turun sejak malam sebelumnya dan gunungan sampah menjadi tidak stabil hingga akhirnya longsor,” ujar Desiana kepada media.

Material longsoran dilaporkan menimbun truk sampah, warung, serta para pekerja yang berada di sekitar lokasi. Beberapa korban merupakan sopir truk sampah dan pemulung yang bekerja di area tersebut.

 

Ratusan Petugas Dikerahkan

Operasi pencarian dan evakuasi langsung dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, serta relawan. Lebih dari 200 hingga 300 personel dikerahkan dengan bantuan alat berat seperti ekskavator dan anjing pelacak untuk mencari korban yang diduga masih tertimbun.

Petugas juga harus bekerja dengan sangat hati-hati karena struktur timbunan sampah yang masih labil berpotensi memicu longsor susulan, terutama jika hujan kembali turun.

Baca Juga  Menakar Integritas di Balik Perubahan Jantung Perkara Ahyen dan Amuk Cs

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menyebutkan bahwa jumlah korban masih mungkin bertambah karena proses pencarian masih berlangsung.

“Kami menduga masih ada korban lain yang tertimbun longsoran, saat ini masih dalam tahap pencarian,” ujarnya.

Data sementara menunjukkan sebagian korban merupakan sopir truk sampah dan warga yang bekerja sebagai pemulung di sekitar lokasi.

 

TPA Terbesar dan Overkapasitas

TPA Bantargebang dikenal sebagai tempat pembuangan sampah terbesar di Indonesia yang melayani wilayah Jakarta dan sekitarnya. Lokasi ini memiliki luas sekitar 110 hektare dan setiap hari menerima sekitar 6.500 hingga 7.000 ton sampah dari wilayah Jabodetabek.

Banyak pihak menilai volume sampah yang sangat besar membuat kondisi landfill semakin berisiko mengalami longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

Baca Juga  GANJA SENILAI 3 JUTA MASUK SIDANG

Tragedi ini kembali memicu sorotan terhadap sistem pengelolaan sampah di Jakarta dan daerah penyangga. Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan program percepatan pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) untuk mengurangi ketergantungan pada sistem pembuangan terbuka seperti di Bantargebang.

Sementara itu, video proses evakuasi korban serta kondisi gunungan sampah yang sangat tinggi di lokasi kejadian ramai beredar di media sosial dan memicu keprihatinan publik terhadap keselamatan para pekerja di area pembuangan sampah tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.