JAKARTA, TINTABABEL.COM – Kekalahan tipis 0-1 dari Adhyaksa FC di laga playoff mengubur mimpi Persipura untuk kembali berlaga di Super League.
Kekalahan itu terasa lebih pahit karena pertandingan sejatinya Persipura bermain kandang, di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026) malam.
Dukungan suporter Persipura gagal membawa klub Mutiara Hitam kembali ke kasta tertinggi kompetisi Indonesia. Kekecewaan suporter Persipura akhirnya tumpah usai laga. Emosi berubah menjadi amarah.
Stadion “Jebol”, Massa Merangsek ke Lapangan
Begitu wasit meniup peluit panjang, kekecewaan ribuan suporter tak lagi terbendung. Ratusan penonton mulai melompati pagar dan merangsek masuk ke tengah lapangan.
“Awalnya mungkin kekecewaan penonton karena kekalahan tim kesayangannya. Selesai laga, penonton langsung turun ke lapangan sehingga terjadi kericuhan,” ungkap Kabid Humas Polda Papua, Kombes Cahyo Sukarnito.
Upaya satu SSK Brimob untuk mendorong massa keluar stadion justru memicu bentrokan yang lebih luas. Lemparan batu mulai menghujani petugas, memaksa situasi yang semula tertib menjadi zona konflik.
Kericuhan menjalar hingga ke luar area stadion. Di area parkir bagian barat dan timur, massa yang beringas mulai melakukan pembakaran. Api menjulang tinggi melahap berbagai jenis kendaraan yang terparkir.
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius V.D.P. Helan, mengonfirmasi bahwa sejumlah kendaraan penonton menjadi sasaran amuk massa.”Terjadi pembakaran mobil-mobil di depan stadion. Ada ambulans, minibus, hingga truk yang dibakar,” ujarnya.
Polda Papua terpaksa menerjunkan tambahan 2 SSK Brimob (total 3 SSK) untuk menetralisir keadaan. Massa baru bisa dipukul mundur sekitar pukul 20.30 WIT setelah aparat melakukan tindakan tegas terukur.
Sisa Luka dan KerugianHingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih berjaga ketat di sekitar Stadion Lukas Enembe guna mencegah aksi susulan.
Meski arus lalu lintas mulai kembali lancar, bangkai-bangkai kendaraan yang hangus menjadi saksi bisu betapa pahitnya malam kegagalan Persipura kali ini.Pihak berwenang masih melakukan pendataan total kerugian materiil akibat aksi anarkis tersebut.
Kalah 0-1 dari Adhyaksa FC
Pertandingan sejatinya berlangsung sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Persipura yang butuh kemenangan demi satu tiket terakhir promosi tampil habis-habisan menghadapi gempuran duet maut Adhyaksa, Ramiro Fergonzi dan Adilson Silva.
Namun, petaka datang tepat sebelum turun minum. Memanfaatkan umpan Hashim Kipuw, Adilson Silva membobol gawang Persipura di masa injury time babak pertama.
Meski di babak kedua Reno Salampessy dan Jeam Kelly Sroyer terus menggempur pertahanan lawan, skor 1-0 untuk Adhyaksa bertahan hingga akhir. (Inilah)
Tragedi Lukas Enembe: Persipura Gagal Promosi, Suporter Bakar Kendaraan







