JAKARTA, TINTABABEL.COM – Tottenham Hotspur menunjukkan mentalitas baja untuk bertahan di kompetisi kasta tertinggi. Skuad The Lilywhites sukses meraih kemenangan krusial 2-1 atas Aston Villa yang tampil buruk di Villa Park, sebuah hasil yang sukses membawa mereka keluar dari zona degradasi klasemen Liga Inggris (Premier League).
Spurs menampilkan performa terbaik mereka musim ini untuk mengamankan tiga poin penuh di laga tandang. Kemenangan ini dipastikan melalui dua gol di babak pertama yang dicetak oleh Conor Gallagher dan Richarlison.
Di bawah asuhan pelatih Roberto De Zerbi, Tottenham kini terlihat seperti tim yang sama sekali berbeda. Kemenangan ini menandai raihan kemenangan liga berturut-turut pertama mereka sejak bulan Agustus lalu, dan menempatkan mereka sebagai tim favorit untuk lolos dari jerat degradasi.
Berkat tambahan tiga poin ini, klub asal London Utara tersebut sukses menggusur posisi West Ham United di papan klasemen. Mengingat West Ham akan menjamu Arsenal, sementara Spurs akan melakoni laga kandang melawan Leeds United pekan depan, posisi Tottenham berpotensi menjadi semakin aman.
Gaya permainan menekan (pressing) dan kemampuan merebut kembali penguasaan bola di seluruh area lapangan sangat mengingatkan pada taktik khas De Zerbi semasa menukangi Brighton. Performa ini memberikan indikasi kuat bahwa Spurs layak bertahan sebagai tim papan atas musim depan.
Tuan Rumah Tampil Mengecewakan
Di sisi lain, Tottenham cukup beruntung harus berhadapan dengan skuad Aston Villa yang mencatatkan penampilan terburuk mereka musim ini. Fokus tim asuhan Unai Emery tersebut tampak jelas terpecah ke laga leg kedua semifinal Liga Europa melawan Nottingham Forest yang akan digelar pada hari Kamis mendatang.
Terbukti, Villa membuat tujuh perubahan susunan pemain dari skuad yang kalah di Eropa pada pertengahan pekan lalu.
Villa tampil sangat mengecewakan hingga mereka baru bisa mencetak gol hiburan pada menit keenam masa injury time melalui sundulan Emiliano Buendia, yang ironisnya merupakan satu-satunya tembakan tepat sasaran (on target) mereka sepanjang pertandingan. Kekalahan ini membuat Villa membuang peluang emas untuk menyegel tiket ke Liga Champions musim depan.
Jalannya Pertandingan
Tottenham tampil mendominasi sejak menit awal. Mereka bahkan mendapat peluang emas untuk membuka keunggulan saat laga baru berjalan dua menit. Tekanan tinggi dari Gallagher memaksa lini belakang Villa melakukan kesalahan, bola liar kemudian jatuh ke kaki Richarlison yang berada di jarak 12 yard, namun tembakannya masih bisa diblok.
Keunggulan yang pantas didapatkan Spurs akhirnya tercipta pada menit ke-12. Berawal dari lemparan ke dalam yang panjang, bola disundul keluar kotak penalti dan langsung disambar oleh Conor Gallagher. Gelandang pinjaman dari Atletico Madrid itu melepaskan tembakan keras dari jarak 25 yard yang bersarang di sudut bawah gawang, sekaligus menandai gol pertamanya untuk klub.
Lima menit berselang, Spurs nyaris menggandakan keunggulan. Tembakan mendatar Joao Palhinha dari jarak 20 yard mengarah ke sudut bawah gawang, namun berhasil ditepis oleh kiper Emiliano Martinez hingga membentur tiang.
Martinez kembali harus bekerja keras menyelamatkan gawangnya dari upaya Randal Kolo Muani. Sayangnya, dari sepak pojok yang dihasilkan pada menit ke-25, pertahanan Villa akhirnya runtuh. Umpan silang memanjakan dari Mathys Tel sukses dikonversi dengan sundulan oleh Richarlison ke gawang yang kosong setelah Martinez terlanjur keluar dari posisinya.
Memasuki babak kedua, performa Aston Villa tidak kunjung membaik. Mereka gagal memberikan ancaman berarti kepada kiper Spurs, Antonin Kinsky, hingga menjelang akhir pertandingan ketika Buendia mengonversi umpan silang Matty Cash menjadi gol. Meski demikian, malam itu mutlak menjadi milik Tottenham yang sukses mengambil langkah besar demi mengamankan tempat di Premier League musim depan. (Inilah)
Spurs Mengamuk di Kandang Villa, De Zerbi Temukan Formula Anti Degradasi







