Sinergi Antarelemen Bangsa, Kunci Utama MPR Lindungi Anak dari Jeratan Judol

oleh -
Wakil Ketua MPR RI Fraksi Partai NasDem, Lestari Moerdijat. (Foto: Antara/Inilah)

JAKARTA, TINTABABEL.COM – Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat atau yang akrab disapa Rerie mendesak adanya langkah komprehensif dan kolaboratif antarelemen bangsa untuk merespons darurat paparan judi online (judol) terhadap anak.

“Pencegahan paparan judol terhadap anak dan remaja harus segera dilakukan secara bersama dan masif, demi melindungi generasi penerus bangsa,” ujar Rerie, Jumat (15/5/2026).

Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan, sekitar 200 ribu anak Indonesia telah terpapar judi online. Dari total tersebut, 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.

Ancaman serius di ruang digital itu, dinilainya, dapat mengganggu proses pembangunan sumber daya manusia nasional. Menurutnya, anak yang terbiasa dengan mekanisme ‘instan-menang-kalah’ akan kehilangan pemahaman tentang proses, usaha, dan nilai-nilai kejujuran.

“Ini bukan sekadar ancaman finansial, tetapi juga krisis pembentukan karakter generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Anggota Komisi X DPR RI itu juga mendorong penguatan literasi digital secara masif dan konsisten bagi anak dan orang tua, perlindungan menyeluruh di ruang digital. Selain itu, penegakan hukum juga harus tegas terhadap sindikat judi online, sebagai langkah strategis yang harus segera direalisasikan bersama.

“Target-target terukur dari kebijakan perlindungan yang diampu oleh sejumlah institusi, harus segera disampaikan ke publik, demi efektivitas langkah pencegahan yang telah direncanakan,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, sejumlah mekanisme pelaporan dan pemulihan korban judol anak, termasuk layanan konseling dan rehabilitasi psikososial, harus segera direalisasikan.

Menurut Rerie, perlindungan menyeluruh terhadap anak di ruang digital harus diwujudkan dengan membangun kolaborasi yang kuat antara keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah.

“Di era digital saat ini, keamanan setiap warga negara, termasuk anak, di ruang digital harus menjadi prioritas untuk diwujudkan. Hal tersebut, demi melahirkan generasi penerus bangsa yang sehat, berkarakter kuat, dan berdaya saing di masa depan,” pungkas Rerie. (Inilah)

Baca Juga  Babel Cetak Sejarah Baru, 393 Posbankum Desa Diresmikan Langsung oleh Menteri Hukum RI

No More Posts Available.

No more pages to load.