Satgas PKH Kembali Amankan Puluhan Unit Excavator, Total Kini Mencapai 64 Unit

oleh -

TINTABERITABABEL.COM, LUBUK — Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) kembali mengamankan puluhan alat berat jenis ekskavator di wilayah Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, pada Senin (24/11/2025) Siang.

Sebanyak 25 unit ekskavator berhasil diamankan dalam operasi tersebut.

Berdasarkan pantauan Redaksi Tintaberitababel.com, di lapangan, proses pengamanan sempat berlangsung tegang. Warga sekitar berdatangan dan mempertanyakan alasan penyitaan alat berat itu. Mereka meminta penjelasan langsung kepada tim Satgas PKH terkait rencana pemindahan alat tersebut ke lokasi pengamanan.

“Pak, jangan dibawa. Alat itu sudah satu tahun di situ dan tidak bekerja,” ujar salah seorang warga yang memprotes tindakan Satgas PKH. Beberapa warga lain juga ikut bersuara dan menilai bahwa ekskavator tersebut sudah lama tidak beroperasi.

Baca Juga  Dankorwil Satgas PKH, Akui Ada Yang Ajak Dirinya Nego Nego Selama Operasi Di Lubuk

Situasi sempat memanas ketika sebagian warga mencoba mendekati alat berat yang akan dipindahkan. Satgas PKH langsung bersiaga dan melakukan pendekatan persuasif untuk mencegah ketegangan bertambah.

“Masyarakat yang datang kesini sebenarnya, ingin mendapatkan informasi, Soal alat berat yang diamankan,” kami terbuka dan tidak ada yang ditutup tutupi.

Menanggapi protes warga, Komandan Korwil Satgas PKH menegaskan bahwa seluruh tindakan yang dilakukan telah mengikuti prosedur dan dasar hukum yang berlaku.

“Alat itu belum tentu salah masih dalam penyelidikan, seluruhnya ada 64 unit selama operasi ini dilakukan, Terus saya tegaskan lagi kami tidak ada lakukan penyitaan cuma mengamankan,”ungkapnya.

Lanjut pria berpangkat melati tiga itu. Bahwa asas praduga tak bersalah pihaknya kedepankan. Karena ada tahap proses penyelidikan.

Baca Juga  KETAR - KETIR, KaJagung Akan Telusuri Pemodal Dibalik 23 Alat Yang Di Sita

“Semua saksi sudah kita periksa, kemudian kalau ada yang tidak mengakui alat alat berat yang kita amankan ini, punya siapa nanti kami akan selidiki apa lagi sebelum alat ini di amankan sudah kami cek kemana saja alat ini beraktivitas.”tutupnya (Tb / Tintaberitababel.com / La Ode M. Murdani)

No More Posts Available.

No more pages to load.