BANGKASELATAN, TINTABABEL.COM – Konflik antara warga Desa Nangka dengan PT Bukit Palma Prima (BPP) kian memanas. Meski warga telah memberikan batas tegas antara jalan tani dan jalur perusahaan.
Namun, alat berat milik PT BPP dilaporkan masih nekat melintas dan menghancurkan akses jalan masyarakat tani, di Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, Minggu (3/5/2026).
Padahal, pembatasan jalan tersebut dibuat agar aktivitas pembangunan pabrik pengolahan biji sawit tidak mengganggu urusan warga.
Namun, kenyataannya pihak perusahaan justru terkesan tutup mata. Pantauan di lapangan menunjukkan alat berat jenis PC (Excavator) milik perusahaan melintasi jalan tani hingga menyebabkan kondisi jalan hancur lebur, terlebih setelah diguyur hujan.
“Kenapa PC ini lewat jalan kami? Padahal batasnya sudah kami bikin. Sekarang jalan hancur, mobil warga sampai terselip dan tidak bisa lewat,” cetus salah seorang warga dengan nada geram.
Warga menilai tindakan PT BPP bukan sekadar kelalaian, melainkan bentuk arogansi. Alih-alih memperbaiki kerusakan sebelumnya, perusahaan justru menambah parah penderitaan petani setempat.
“Ini namanya perusahaan menantang warga! Tidak ada itikad baik sama sekali. Bagaimana kami mau lewat kalau kondisi jalan seperti ini?” pungkas warga lainnya.
Masyarakat kini menuntut ketegasan pemerintah daerah untuk turun tangan. Jika dibiarkan, kehadiran investasi yang menjanjikan kesejahteraan justru hanya akan meninggalkan luka dan kerusakan bagi infrastruktur desa.
Sementara, Humas PT BPP, Bravo saat dikonfirmasi media ini terkait keluhannya warga tersebut tidak memberi tanggapan apapun. (DK/Radak)
PT BPP Terus Rusak Jalan Tani Warga Nangka, Warga : Perusahaan Menantang Kami







