JAKARTA, TINTABABEL.COM – Paris Saint-Germain (PSG) sukses menahbiskan diri sebagai raja Eropa usai mempertahankan gelar juara Liga Champions musim 2025/2026.
Skuad Les Parisiens menaklukkan Arsenal secara dramatis dengan skor 4-3 melalui babak adu penalti, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu (extra time) berakhir di Stadion Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5) waktu setempat.
Keberhasilan ini membuat PSG mengukir sejarah emas. Mereka menjadi tim kedua di era modern Liga Champions (sejak 1992) yang sukses memenangi gelar secara berturut-turut (back-to-back), menyamai rekor yang sebelumnya hanya bisa dicapai oleh Real Madrid pada rentang 2016-2018.
Bagi Arsenal, kekalahan pahit ini memastikan penantian panjang mereka akan mahkota Eropa perdana harus berlanjut. Tim asuhan Mikel Arteta gagal menyandingkan trofi Liga Champions dengan gelar Liga Inggris (Premier League) yang baru saja mereka menangi setelah puasa 22 tahun.
Jalannya Pertandingan
Sama seperti final perdana mereka 20 tahun silam, Arsenal sejatinya mampu mencuri keunggulan cepat. Laga baru berjalan enam menit, The Gunners sukses menggebrak melalui Kai Havertz.
Berawal dari sapuan kapten PSG, Marquinhos, yang tidak sempurna, bola memantul mengenai Leandro Trossard dan jatuh tepat di jalur lari Havertz. Penyerang asal Jerman itu langsung melesat masuk ke kotak penalti, meninggalkan kawalan Willian Pacho, sebelum melepaskan tembakan kaki kiri keras dari sudut sempit yang merobek jala atas gawang kiper Matvei Safonov.
Tertinggal satu gol, PSG perlahan mengambil alih kendali permainan dan mendominasi penguasaan bola hingga turun minum. Namun, solidnya barisan pertahanan Arsenal sukses meredam berbagai ancaman yang dibangun tim asuhan Luis Enrique di sepertiga akhir lapangan.
Memasuki babak kedua, tekanan PSG semakin menjadi-jadi. Pertahanan rapat Arsenal akhirnya runtuh pada menit ke-65. Bek Arsenal, Cristhian Mosquera, melakukan pelanggaran canggung terhadap Khvicha Kvaratskhelia di dalam kotak terlarang.
Setelah peninjauan VAR, wasit menunjuk titik putih. Ousmane Dembele yang maju sebagai algojo sukses mengecoh kiper David Raya untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Kedudukan imbang bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa laga dilanjutkan ke babak extra time. Meski intensitas permainan tetap tinggi—termasuk insiden tarik-menarik antara Nuno Mendes dan Noni Madueke yang tidak berujung penalti untuk Arsenal—kedua tim gagal mencetak gol tambahan.
Drama Adu Penalti
Di babak tos-tosan, mental juara PSG berbicara. Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Hanya eksekusi Nuno Mendes yang berhasil digagalkan oleh David Raya.
Di kubu Arsenal, Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli sukses menaklukkan Safonov. Namun, petaka datang ketika tendangan Eberechi Eze gagal, disusul oleh eksekusi penentu dari bek tengah Gabriel Magalhaes yang melambung jauh di atas mistar gawang, memastikan kemenangan 4-3 untuk PSG. (Inilah)







