Foto ilustrasi dibuat oleh AI
BABEL, TINTABABEL.COM – Kisah penyanyi Indonesia Vidi Aldiano menjalani perjuangan panjang melawan kanker ginjal yang didiagnosis sejak 2019, hingga merenggut nyawanya pada Minggu (8/3/2026). Kala itu, Vidi diketahui mengidap kanker ginjal stadium 3 dan harus menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri di Singapura untuk menekan perkembangan sel kanker dalam tubuhnya. Meski telah menjalani operasi, ia tetap menjalani berbagai terapi lanjutan karena penyakit tersebut sempat menyebar ke beberapa bagian tubuh.
Kasus yang dialami Vidi kembali menjadi sorotan dan membuka diskusi mengenai penyebab kanker ginjal, termasuk gaya hidup serta pola makan yang berpotensi meningkatkan risiko penyakit tersebut.
Faktor Penyebab Kanker Ginjal
Secara medis, kanker ginjal tidak selalu memiliki satu penyebab tunggal. Namun para ahli menyebut sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko, antara lain merokok, obesitas, tekanan darah tinggi (hipertensi), riwayat keluarga, serta paparan bahan kimia tertentu.
Dalam kasus Vidi, salah satu gejala awal yang muncul adalah tekanan darah tinggi secara mendadak sebelum akhirnya dokter menemukan adanya kanker di ginjalnya.
Selain faktor genetik dan kesehatan, penelitian juga menunjukkan bahwa pola makan tertentu dapat berkontribusi pada meningkatnya risiko kanker, termasuk kanker ginjal.
Makanan yang Berpotensi Memicu Risiko Kanker
Sejumlah penelitian kesehatan menyoroti beberapa jenis makanan yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker, antara lain:
1. Daging merah dan daging olahan
Konsumsi tinggi daging merah dan daging olahan seperti sosis, bacon, dan ham dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker, termasuk kanker ginjal dalam beberapa penelitian epidemiologi.
2. Makanan ultra-proses
Makanan instan atau ultra-processed foods yang tinggi pengawet, garam, dan gula juga disebut memiliki hubungan dengan meningkatnya insiden kanker ginjal.
3. Daging yang dimasak dengan suhu tinggi
Memasak daging dengan cara dibakar atau digoreng pada suhu sangat tinggi dapat menghasilkan senyawa kimia berbahaya yang dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker.
4. Pola makan tidak seimbang
Diet dengan kualitas rendah—tinggi makanan olahan dan rendah sayur serta buah—juga berhubungan dengan meningkatnya risiko berbagai jenis kanker.
Karena itu, sejumlah lembaga kesehatan internasional merekomendasikan untuk membatasi konsumsi daging merah maksimal sekitar 12–18 ons per minggu dan menghindari daging olahan sebanyak mungkin.
Tips Mencegah Kanker Ginjal
Para ahli kesehatan menekankan bahwa kanker ginjal dapat dicegah dengan menjalani gaya hidup sehat. Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain:
- Mengurangi makanan olahan dan daging merah berlebihan
- Memperbanyak konsumsi sayur, buah, dan makanan berbasis nabati
- Menjaga berat badan ideal dan rutin berolahraga
- Mengontrol tekanan darah
- Menghindari rokok dan alkohol berlebihan
- Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala
Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa pola makan yang lebih banyak mengandung buah, sayuran, dan biji-bijian dapat membantu menurunkan risiko kanker ginjal.
Pelajaran dari Kasus Vidi
Perjalanan panjang Vidi Aldiano melawan kanker menjadi pengingat bahwa penyakit serius dapat menyerang siapa saja, termasuk mereka yang terlihat sehat dan aktif. Kesadaran terhadap pola hidup sehat, pola makan seimbang, serta deteksi dini menjadi kunci penting untuk menekan risiko kanker di masyarakat.
Kisah Vidi sekaligus menjadi pesan bagi publik bahwa menjaga kesehatan sejak dini bukan hanya pilihan, melainkan kebutuhan.






