JAKARTA, TINTABABEL.COM – Penanganan kejahatan jalanan di ibu kota memasuki fase baru. Setelah menangkap ratusan pelaku, Polda Metro Jaya kini mengalihkan fokus pada pembongkaran rantai pasok senjata api (senpi) yang diduga menyuplai para begal.
Dalam operasi Tim Pemburu Begal sepanjang 1-22 Mei 2026, polisi telah meringkus 173 pelaku dari total 1.283 laporan kejahatan jalanan. Dari penindakan tersebut, aparat juga menyita delapan pucuk senpi beserta amunisi, serta ratusan barang bukti lainnya.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengatakan penyidikan kini diarahkan untuk menelusuri asal-usul senpi yang digunakan para pelaku.
“Kami sedang melakukan pendalaman terkait dengan sumber diperolehnya senjata api tersebut,” kata Iman, Minggu (24/5/2026).
Menurut dia, pengungkapan jaringan pemasok senjata menjadi langkah krusial untuk memutus mata rantai kejahatan jalanan yang kian meresahkan masyarakat. Polisi menduga ada pola distribusi tertentu yang memungkinkan senpi beredar di kalangan pelaku kriminal.
Selain itu, penyidik juga menelusuri kemungkinan adanya jaringan yang lebih luas melalui analisis digital. Sekitar 200 unit telepon genggam yang disita dari pelaku maupun penadah kini tengah diperiksa di laboratorium digital forensik Polri.
“Dari hampir 200 gawai yang kami amankan, sedang dilakukan analisis digital untuk mendalami kemungkinan adanya skema lain di balik rangkaian kejahatan ini,” ujar Iman.
Dalam operasi tersebut, polisi menyita total 466 barang bukti, mulai dari senjata tajam hingga senpi. Para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dalam KUHP terbaru, antara lain Pasal 476, 477, 479, dan 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.
Langkah membidik rantai pasok senjata ini dinilai menjadi kunci untuk menekan eskalasi kekerasan dalam kejahatan jalanan, sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku di lapangan.
Polisi berharap, pengusutan hingga ke jaringan hulu dapat memberi efek jera dan meningkatkan rasa aman masyarakat. (Inilah)
Operasi Tim Pemburu Begal, 173 Pelaku Diringkus, Polisi Kejar Pemasok Senjata Api







