TINTABERITABBAEL.COM, BANGKA BARAT – Masa tugas Kompol Fatah Meilana, S.I.K., M.H. sebagai Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Jebus resmi berakhir. Perwira menengah Polri yang dikenal tegas namun humanis ini kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kanit 1 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung.
Kompol Fatah Meilana menjabat sebagai Kapolsek Jebus sejak 13 Mei 2025 hingga 20 Desember 2025. Dalam kurun waktu tersebut, berbagai langkah penegakan hukum dan pendekatan sosial berhasil dijalankan, menjadikan wilayah Jebus dan Parittiga relatif aman dan kondusif.
Sebelum bertugas di Bangka Barat, Kompol Fatah memiliki rekam jejak panjang di institusi Polri. Ia pernah berdinas di Polres Jayapura, Polsek TA Abepura, Polres Keerom Polda Papua, kemudian melanjutkan pengabdian di Polres Madiun Kota, Polres Nganjuk, hingga Ditsiber Polda Jawa Timur. Jabatan terakhir sebelum ke Jebus adalah Kasat Reskrim Polres Belitung.
Dalam pesan perpisahannya, Kompol Fatah menekankan bahwa tugas kepolisian tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga pelayanan yang berlandaskan nilai kemanusiaan.
“Selama menjalankan amanah sebagai Kapolsek, saya menyadari bahwa tugas kepolisian bukan sekadar menegakkan hukum, tetapi juga melayani dengan hati, melindungi dengan empati, dan mengayomi dengan keteladanan,” ujar Kompol Fatah.
Ia juga mengingatkan pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan mendahulukan kepentingan masyarakat dalam setiap pengambilan keputusan.
“Keberhasilan tugas tidak pernah dicapai secara individual, melainkan melalui kerja sama, kekompakan, dan loyalitas seluruh anggota serta dukungan masyarakat,” tambahnya.
Ucapan Terima Kasih untuk Masyarakat Jebus–Parittiga
Secara khusus, Kompol Fatah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Jebus dan Parittiga atas dukungan serta sinergi yang terjalin selama ini.
“Tanpa peran aktif masyarakat, situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak akan terwujud,” katanya.
Ia berharap masyarakat terus menjaga persatuan, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta aktif berkoordinasi dengan kepolisian demi menjaga keamanan dan ketertiban.
“Perbedaan adalah kekuatan, dan kebersamaan adalah kunci membangun wilayah yang aman, damai, dan sejahtera,” ucapnya.
Menutup pesannya, Kompol Fatah menyampaikan permohonan maaf apabila selama bertugas terdapat kekhilafan atau pelayanan yang belum maksimal.
“Semoga tali silaturahmi tetap terjaga dan pengabdian ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” pungkasnya.
Kepergian Kompol Fatah Meilana meninggalkan kesan mendalam, baik bagi anggota Polsek Jebus maupun masyarakat Bangka Barat, sebagai sosok pemimpin yang mengedepankan integritas, ketegasan, dan kepedulian sosial.






