, , , ,

Kantor Baru, Radak Babel Tegaskan Jurnalisme Investigatif Tak Bisa Ditawar

oleh -

PANGKALPINANG, TINTABERITABABEL.COM — Sebuah pintu dibuka, tetapi yang ingin ditegakkan bukan sekadar kantor. Radak Babel meresmikan markas barunya di Jalan Tonywen, Minggu (8/2/2026), dengan satu pesan tegas: pers tidak boleh jinak.

Penasehat Tim Radak Babel, Dodi Hendriyanto — akrab disapa Bang Doi — menyebut momen ini sebagai titik awal perjuangan yang lebih serius dalam mengawal informasi publik.

“Hari ini bukan hanya peresmian gedung. Ini awal komitmen kami menjaga informasi tetap sehat dan berpihak pada kebenaran,” ujarnya.

Menurutnya, kantor tersebut bukan ruang eksklusif redaksi, melainkan ruang publik. Siapa pun dipersilakan datang, mengadu, atau membawa persoalan yang membutuhkan perhatian media.

“Kantor ini juga milik masyarakat. Kami terbuka selebar-lebarnya. Pers tidak boleh jauh dari rakyat,” katanya.

Baca Juga  BPS Lakukan Regsosek Terhadap Anak Didik Pemasyarakatan

 

Investigasi Jadi Nafas Redaksi

Di tengah derasnya arus informasi dan opini, Radak Babel memilih jalur yang tidak populer: liputan investigatif yang lengkap dan berimbang.

Bang Doi menegaskan, kerja jurnalistik tidak boleh berhenti pada rilis dan pernyataan sepihak.

“Kami mengedepankan investigasi tuntas. Cover both side bukan formalitas, tapi prinsip. Konfirmasi dan klarifikasi harus sampai ke akar,” tegasnya.

Ia menilai kondisi informasi di Bangka Belitung saat ini membutuhkan pengawalan serius — bukan hanya cepat, tetapi juga benar dan beretika.

 

Bukan Sekedar Seremoni

Peresmian kantor diisi dengan santunan kepada 25 anak yatim dari LKSA Muhammadiyah Pangkalpinang dan pemotongan nasi tumpeng oleh Bang Doi kepada Ketua Tim Radak Babel, La Ode M. Murdani.

Baca Juga  Gudang Bayangan Pangkal Balam Digerebek, Ratusan Ton Mineral Diduga Dikendalikan Investor Gelap

Namun manajemen menegaskan, berdirinya kantor bukan simbol fisik semata.

Radak Babel berada di bawah PT Radak Media Nusantara dengan portal Radakbabel.com, dan telah terbentuk sejak 8 Desember 2025 di kawasan Tua Tunu. Sejak awal, tim memposisikan diri sebagai bagian dari ekosistem pers yang menjunjung kode etik, independensi, serta tanggung jawab moral kepada publik.

Saat ini tim inti berjumlah delapan orang — selaras dengan filosofi angka 8: tidak terputus, terus bergerak.

Mereka juga tergabung dalam jejaring 10 media: Radak Babel, Tinta Berita Babel, Live News, Jangkauan News, Tajuk Babel, Media Indonesia Click, Berita 5, Tras Berita, dan Vote News.

Pers Harus Berani, Tapi Tidak Liar

Baca Juga  Di Duga Dana Hibah Di Gunakan Untuk Buka Cafe, Koni Babel Di Periksa BPK

Ketua Tim Radak Babel, La Ode M. Murdani, menegaskan arah redaksi: kritis tanpa kehilangan etika.

“Pers yang sehat itu berani, tapi tetap bertanggung jawab. Kritik harus berdasar data, empati, dan moral,” katanya.

Dengan kantor barunya, Radak Babel menargetkan bukan sekadar hadir sebagai media, tetapi sebagai ruang tumbuh jurnalisme yang jujur — berpihak pada kebenaran, bukan kepentingan.

Karena bagi mereka, pers bukan soal siapa paling cepat, melainkan siapa paling dapat dipercaya. (Radak04)

No More Posts Available.

No more pages to load.