BANGKA, TINTABABEL.COM – – Tim Satgas PKH bersama Kejati Bangka Belitung dikabarkan masih melakukan penelusuran terhadap satu unit alat berat jenis ekskavator merek Hitachi yang diduga hilang dari lokasi penyimpanan di kawasan kebun sawit Desa Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka.
Alat berat tersebut diduga merupakan milik Thamron alias Aon, terpidana kasus korupsi timah 300 T yang sebelumnya disebut-sebut disembunyikan di area kebun sawit milik Haji Kat
Informasi yang dihimpun Tim Investigasi Radak Babel, menyebutkan, dari dua unit alat berat yang berada di lokasi, baru satu unit yang berhasil diamankan oleh Tim Satgas PKH dan Kejati Babel. Sementara satu unit lainnya hingga kini masih dalam proses pencarian.
Sejumlah pohon sawit milik Haji kat yang masuk dalam kawasan hutan
“Jadi alat itu ada dua, satunya sudah kami sita dan satu unit lagi masih kami cari. Tidak mungkin pemilik kebun sawit ini tidak tahu, pasti tahu, dan siapa Sony,” ujar Syarif kepada wartawan.
Pernyataan tersebut semakin mempertegas bahwa keberadaan alat berat itu diduga tidak terlepas dari pihak-pihak yang menguasai lokasi kebun sawit tempat alat tersebut disimpan.
Tidak hanya fokus pada pencarian alat berat, Tim Satgas PKH yang dipimpin Syarif juga dikabarkan tengah menelusuri status kebun sawit milik Haji Kat. Kebun tersebut diduga masuk dalam kawasan hutan sehingga menjadi bagian dari investigasi lanjutan Satgas PKH terkait penguasaan kawasan hutan secara ilegal.
Penelusuran ini dinilai penting karena selain berkaitan dengan dugaan penyembunyian aset milik terpidana kasus besar timah, juga menyangkut dugaan pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan sawit.
Sebelumnya diberitakan, Tim Satgas PKH bersama Kejati Babel telah berhasil menyita satu unit ekskavator merek Hitachi warna oranye yang diduga berkaitan dengan aset milik Aon. Setelah dilakukan penyitaan, alat berat tersebut langsung diamankan dan dititipkan di kawasan PT Tinindo.
Hingga kini keberadaan satu unit ekskavator lainnya masih menjadi misteri dan terus diburu oleh Tim Satgas PKH.
Sementara Haji Kat masih diupayakan untuk di konfirmasi oleh RADAK BABEL terkait hilangnya satu unit alat berat dan kebun miliknya yang masuk dalam kawasan hutan. (RADAK)
Jejak Aset Aon Mengarah ke Kebun Sawit Haji Kat, Satgas PKH Bongkar Dugaan Kawasan Hutan







