Diduga Aparat Main Mata, 10 Ton Timah Ilegal Melenggang Diselundupkan dari Laut Tuing

oleh -

BANGKA, TINTABABEL.COM — Aksi penyelundupan timah kembali mencuat di wilayah Dusun Tuing, Desa Mapur, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Informasi yang dihimpun redaksi menyebutkan, sekitar 10 ton timah diduga berhasil diberangkatkan melalui jalur laut, pada Senin (23/2/2026) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Peristiwa ini kembali memantik tanda tanya publik. Pasalnya, wilayah perairan utara Bangka tersebut, selama ini diklaim berada dalam pengawasan aparat gabungan, termasuk Satgas dan unsur Kepolisian, serta pengamanan laut oleh TNI AL.

Seorang warga yang mengaku sebagai tukang pikul di lokasi, yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengungkapkan bahwa pengiriman tersebut berlangsung relatif lancar.

“Barang sudah lolos, bang. Kami hanya kerja angkut. Soal pengamanan atau tidak, kami tidak tahu. Yang jelas malam itu berangkat,” ujarnya singkat kepada wartawan.

Baca Juga  3 Jurnalis Indonesia Ditangkap Militer Israel, Dewan Pers Tuntut Jalur Diplomasi Pemerintah

Senada, sumber lain mengatakan bahwa pihaknya lambat. Informasi saat datang ke lokasi penyeludupan tersebut terjadi.

“Tau nggak, penyelundupan di Tuing, jam 8 tadi malam bang. Sayangnya, pas kami nyampai lokasi, barang buktinya sudah berlayar. Infonya 10 ton dan pemilik sedang kita dalami,” ungkap sumber kepada Radak Babel.

Sang sumber menduga, ada indikasi 86 (main mata) di lapangan oleh oknum aparat, sehingga buruan yang mereka targetkan bebas lepas landas berlayar begitu saja.

Pernyataan tersebut menguatkan dugaan bahwa aktivitas pengiriman dilakukan secara terorganisir dan terencana. Dugaan lolosnya 10 ton timah ini pun memunculkan pertanyaan serius, ke mana pengawasan aparat saat aktivitas berlangsung?

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari unsur pengamanan laut, terkait dugaan keberangkatan tersebut.

Baca Juga  Hukum di Babel Bertaring Dua: Tumpul Saat Berhadapan Bos Besar Pangkalanbaru dan Smelter Ponakan Prabowo

Kasus ini kembali menjadi sorotan, mengingat praktik penyelundupan timah di wilayah Bangka Belitung kerap berulang dan berdampak pada kerugian negara, serta tata kelola pertambangan yang semakin carut-marut. (RADAK)

No More Posts Available.

No more pages to load.