Diduga Ada Keterlibatan Anggota Kompi, Suhendro Akan Datangi Puspom TNI AD

oleh -
ilustrasui dua oknum tni ad

BANGKA, TINTABERITABABEL.COM Suhendro Anggara Putera (34) Aktivis Bangka Belitung, memastikan akan mendatangi Pusat Polisi Militer (Puspom) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dalam waktu dekat, bila Detesemen Polisi Militer (Denpom II/5 Bangka) tidak menindak lanjuti masalah keterlibatan dugaan oknum anggota Kompi.

Langka tegas itu, buntut dari kasus penyeludupan timah di dusun Tuing, desa Mapur, kecamatan Riausilip, kabupaten Bangka, yang sempat diamankan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Bangka Belitung, kamis (06/2/25) lalu.

“Saya minta untuk diproses oknum yang telah membekingi pengiriman biji timah di Tuing itu dapat diproses secara hukum, baik pun militer yang saya duga adalah oknum TNI yang kita dapat informasi dari media sosial bahwa ada tercantum Kompi SS Sungailiat,” kata Suhendro.

Baca Juga  Calon Paskibraka Nasional Asal Babel, Siap Harumkan Nama Daerah

Suhendro ungkapkan, aktivitas penyelundupan timah yang belakangan marak terjadi di Babel saat ini mesti menjadi atensi serius. Sebab, ia katakan hingga saat ini, sejauh yang ia ketahui belum ada pelimhan berkas perkara penyelundupan tersebut ke ranah Kejaksaan.

“Sudah berapa kali terjadi, tapi kita sayangi sebenarnya ini ada apa, dan kenapa sampai ada kecolongan pengiriman biji timah secara ilegal. Tapi kita tunggu proses hari ini sampai di mana, dan sampai kapan akan dilimpahkan ke Kejaksaan,” tandasnya.

Ia pun menegaskan bakal mengawal perkara ini, baik yang terjadi di wilayah Tuing, Toboali, hingga Muntok.

Rencananya, dia pun akan bersurat ke Mabes Polri, Kementerian Polhukam, hingga Puspom TNI guna melaporkan kasus ini sebagai upaya pengawasan, termasuk akan melaporkan nama-nama pihak yang terlibat, baik dari kalangan sipil hingga oknum anggota militer yang diduga kuat terlibat.

Baca Juga  Skandal Suap K3 Kemnaker, KPK Beberkan Modus Setoran Miliaran dari PT KGBS hingga PT SIMB

“Saya tidak tinggal diam, dan saya juga akan mengirimkan surat pemberitahuan ke pusat yang hari ini telah terjadinya penyelundupan timah secara ilegal. Karena bagi saya hari ini pemain timah ilegal tersebut kebal hukum dan bagi saya juga permainan ini sudah dibekengi,” tegas Suhendro.

Lanjut Suhendro, bahwa dirinya sudah mendapatkan informasi kalau ada lima orang oknum anggota, yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Korem 045/ Garuda Jaya.

“Informasinya mereka ada 5 orang oknum kompi ini bang, saya harap kelima oknum tersebut dapat di proses secara hukum. Kita tunggu apakah Denpom II/5 Bangka, akan memproses ini ataukah masalah ini dibekukan. (tb/tintababel.com/Yopi Aryandi)

Baca Juga  Rutan Mentok Layani Tahanan Selama Bulan Puasa

No More Posts Available.

No more pages to load.