Begini Suasana Pemeriksaan Ratusan Ton Timah Lempengan

oleh -

KOBA, TINTABERITABABEL.COM Kasus tindak pidana korupsi Tata Niaga PT. Timah Tbk, yang ditangani oleh tim dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Republik Indonesia. Terus bergulir.

Satu persatu Aset milik terdakwa Thamron alias Aon Koba, di SITA dan dipasang plang oleh Jampidsus, dari mulai perkebunan Sawit, Tanah kosong, Tambak Udang hingga kendaraan dan Gudang.

Baru – Baru ini, Jampidsus kembali melakukan penyitaan timah di dua tempat berbeda, milik Buyung kaki tangan Thamron alias Aon di sebuah Bunker yang berada di Desa Nadi, Kecamatan Perlang, Kabupaten Bangka Tengah sebanyak 40 ton.

 

Bunker bawah tanah tersebut disamarkan menyerupai lahan kosong biasa. Namun, setelah dilakukan penggalian, petugas terkejut menemukan ruang besar berisi puluhan karung pasir timah kualitas super.

Baca Juga  Bendera Merah Putih Berkibar di Atas Portal, Perlawanan Warga Desa Nangka Terhadap Keangkuhan PT BPP

Sementara di lokasi berbeda tepatnya disebuah Gudang Mutiara, jalan KH. Wahid Yashin Koba, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). tim gabungan menyita kurang lebih 200 ton timah lempengan yang diduga kuat sisa hasil produksi timah balok.

Pantauan wartawan, saat berada di lokasi, pihak Kejaksaan Negri Koba Bangka tengah memasang dua plang sitaan dan terus memeriksa isi gudang mutiara itu. Tidak hanya dari Kejari, pihak Jampidsus Kejagung juga masih terlihat berada di lokasi dan melakukan pendataan dengan Lurah setempat.

Kepada Wartawan, pihak Kejaksaan Negri Koba Bangka Tengah, mengaku pihaknya cuma menjaga dan mengamankan aset sitaan tersebut.

“Jangan wawancara kami bang, nanti ada rilisnya, kami ini cuma pasang plang saja, kalau mau lihat plang dan foto silahkan saja bang, tapi jangan Foto-foto didalam pagar,”kata salah satu pegawai Kejari,”ungkapnya.

Baca Juga  BGN Berganti Nakhoda, Pemerintah Jamin Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan

Senada Suk, warga setempat kepada tintaberitababel.om, mengaku kaget ketika melihat aparat berkumpul di depan gedung mutiara.

“Kejadiannya, kemarin bang. Penyegelan itu dan hari ini baru di pasang plang, masih ada orang Jaksa dari Jakarta disitu,”ungkapnya.

Sayangnya pihak Kejaksaan tidak memperbolehkan awak media, untuk mengabadikan moment detik-detik, pemeriksaan di lokasi tersebut. Hingga berita ini diturunkan Tim Kejagung belum memberikan tanggapan. (tb/tintababel.com/ La Ode M. Murdani)

No More Posts Available.

No more pages to load.