TINTABERITABABEL.COM, LUBUK — Tersusun rapi sebanyak 23 alat berat jenis Excavator dan Buldoser hasil sitaan Satgas PKH di Dusun Nadi Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (19/11-2025) pukul 07.00 wib.
Terlihat 3 spanduk bertuliskan, ” Tambang Ilegal Di Kuasai Negara ” berdiri kokoh di lahan tibanya Menhan dan rombongan.
Tidak hanya itu, tenda dan umbul-umbul juga tertancap di lokasi dan dua arco yang berisikan Pair timah dan Pasir Kuarsa. Untuk di perlihatkan kepada para tamu penting.
Pantauan Redaksi tintababel.com, terlihat Jajaran Kejagung Republik Indonesia, ESDM Jajaran, Menhan Jajaran, TNI dan Aparat Kepolisian Daerah Polda Babel serta Polres Bangka Tengah terlihat menunggu kedatangan Menteri Pertahanan yang tiba menggunakan helikopter Helikopter TNI AU Caracal H – 2210.
Keseriusan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dalam pemberantasan aktivitas tambang ilegal dan di dalam kawasan. Membuktikan tindaklanjuti dan ketegasan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
“Sebentar lagi Pak Menhan nya datang banyak juga petinggi termasuk Kejagung Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan dan Wakil Menteri lainnya,”ujarnya.
Hasil data yang di peroleh redaksi tintababel.com, Menhan di dampingi Panglima TNI, Menteri ESDM, Menteri Keuangan, Menteri Perhubungan, Jaksa Agung Republik Indonesia, Ka BPKP, Wakil Menteri Pertahanan, Wakil Menteri Luar Negeri, Dirjen Bea Cukai, Walpri Menhan dan Spri Panglima TNI.
Sementara di Helikopter TNI AU Caracal HT – 7204, ditumpangi oleh Wakil Panglima TNI, KASAD, KASAL, KASAU, KASUM dan Pangkostrad, Pangkopasus, Pangkoarmada RI, Pangkohanudnas, Pangkormar, Pangkoopsudnas dan Jampidsus Kejagung Republik Indonesia. (tb/tintababel.com/ La Ode M. Murdani)






